Kata-kata yang menyentuh bagiku adalah :
Dengan memberi, maka kelimpahan akan diberikan padamu. Mungkin yang diberikan pada kita bukan kelimpahan materi tapi kelimpahan akan rasa bahagia. Sebab tak ada satupun wajah seorang pemberi yang muram durja. Pasti ada senyum di sana.
Dengan memberi, maka kelimpahan akan diberikan padamu. Mungkin yang diberikan pada kita bukan kelimpahan materi tapi kelimpahan akan rasa bahagia. Sebab tak ada satupun wajah seorang pemberi yang muram durja. Pasti ada senyum di sana.
Dengan menyapa, maka kesegaran jiwa akan kaudapatkan. Mendahului tersenyum pada orang lain tentu membawa sensasi yang luar biasa. Kalau orang ingin tersenyum pada kita, maka kita yag harus tersenyum lebih dahulu pada orang lain.
Dengan rendah hati, maka rasa hormat akan datang menghampiri dengan sendirinya. Jika kita ingin menjadi yang terdepan maka kita harus berani untuk mendorong di barisan paling belakang. Jika kita ingin menjadi pemimpin maka kitapun harus mau mendengar bawahan. Sebab yan terkecil akan menjadi yang terbesar. Layanilah, dan bukannya malah minta dilayani.
Dengan mengampuni, maka luka dalam batin akan tersembuhkan. Kadang kita tertekan justru oleh dendam dan amarah yang tak berkesudahan. Semua itu bisa menggerogoti tubuh dan mental kita menjadi penyakit dan gangguan jiwa. Namun bila kita mau mengampuni dan memaafkan, rasa lega yang kita dapat akan menyembuhkan luka-luka kita dan kitapun terbebas dari penyakit-penyakit itu.
Maka :
Aku ingin memberi bukan karena ingin dipuji. Tapi hanya karena belaskasihan.
Aku ingin menyapa bukan karena ingin dianggap terpandang, tapi karena sapaan mengekalkan pertemanan.
Aku ingin rendah hati supaya dikagumi, tapi karena rendah hati itu ringan tanpa beban.
Aku ingin mengampuni bukan karena ingin dianggap suci dan gemar cari pahala, tapi karena ingin mempertahankan sedikit cinta yang masih tersisa di hatiku. Bagaimana jadinya aku jika sudah tak punya lagi perasaan yang namanya cinta?
Ditulis Rini Giri di Bekasi Utara, 29 April 2009 pukul 11.00 WIB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar